Kamis, 15 Mei 2014

BAB 3 PERILAKU PASAR




3. PERILAKU PASAR


Perilaku pasar adalah pola kebiasan pasar meliputi proses (mental) pengambilan keputusan serta kegiatan fisik individual atau organisasional terhadap produk tertentu, konsisten selama periode waktu tertentu. Kegiatan-kegiatan perilaku meliputi tindakan penilaian, keyakinan, usaha memperoleh, pola penggunaan, maupun penolakan suatu produk.
3.1.    Karakteristik yang Mempengaruhi Pembelian
Perilaku konsumen adalah suatu tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang. Selain itu, ada beberapa pengertian perilaku konsumen menurut para ahli, antara lain :
Ada dua wujud konsumen yaitu :
1. Personal Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri.
2. Organizational Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.
Berdasarkan landasan teori, ada dua faktor dasar yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :
A.         Faktor eksternal adalah merupakan faktor yang meliputi pengaruh keluarga, kelas sosial, kebudayaan, marketing strategy, dan kelompok referensi. Kelompok referensi merupakan kelompok yang memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung pada sikap dan perilaku konsumen. Kelompok referensi akan mempengaruhi perilaku seseorang dalam pembelian dan sering dijadikan pedoman oleh konsumen dalam bertingkah laku.

  1. Faktor internal adalah merupakan faktor yang termasuk adalah motivasi, persepsi, sikap, gaya hidup, kepribadian dan belajar. Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang bersumber dari pengalaman. Seringkali perilaku manusia diperoleh dari mempelajari sesuatu.


3.2.    Proses Keputusan Membeli
Keputusan membeli dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap daur hidup pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri pembeli.
  • Umur
  • Pekerjaan
  • Situasi Ekonomi
  • Kepribadian

3.3.    Pasar Konsumen
Pasar Konsumen adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau mendapatkan barang atau jasa untuk konsumsi pribadi. Sedangkan menurut salah satu ahli pemasaran pasar konsumen adalah  pasar yang dimana pembelinya adalah individual yang membeli produk untuk digunakan atau disewakan.


3.4.    Pasar Industri
Pasar Industri semua organisasi yang membeli barang dan jasa untuk di gunakan  memproduksi barang dan jasa lain yang di jual, di sewakan, atau ke perusahaan lain .
A . Proses Pembelian Pasar Industri
  • Proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pembeli pasar industri untuk menetapkan kebutuhan akan produk dan jasa yang harus di beli dan untuk mengidentifikasikan, mengevaluasikan, dan memilih dari berbagai alternatif merek dan pemasok .
B . Karakteristik Pasar Industri
  • Struktur dan Permintaan Pasar
  1. Pasar industri memilih lebih sedikit pembeli tetapi besar nilainya .
  2. Pelanggan pasar industri lebih terkosentrasi secara geografis .
  3. Permintaan pembeli industri merupakan turunan dari permintaan konsumen akhir .
  4. Permintaan di pasar industri lebih inelastic - kurang terpengaruh oleh perubahan harga jangka pendek .
  5. Permintaan di pasar industri lebih berluktuatif dan lebih cepat .
  • Sifat Unit Pembelian
  1. Pembelian di pasar industri melibatkan lebih banyak pembelian .
  2. Pembelian pasar industri melibatkan usaha pembelian yang lebih profesional .
  • Berbagai Tipe  Keputusan dan Proses Pengambilan Keputusan
  1. Pembeli di pasar industri biasanya menghadapi pengambilan keputusan yang kompleks.
  2. Proses pembelian industri lebih formal.
  3. Dalam pembelian di pasar industri, penjual  dan pembeli bekerja lebih erat dan membangun hubungan jangka panjang.
Sumber :

http://pasarindustri.blogspot.com

BAB 2 LINGKUNGAN PEMASARAN




2.       LINGKUNGAN PEMASARAN

Lingkungan Pemasaran adalah lingkungan perusahaan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.
Struktur dari sistem pemasaran terbentuk oleh dua komponen subsistem lingkungan utama, yaitu subsistem lingkungan internal dan subsistem lingkungan eksternal. Struktur sistem lingkungan pemasaran :

2.1.    Pendekatan Sistem dalam Pemasaran
Pemasaran dipelajari dengan berbagai pendekatan, diantaranya :
1. Pendekatan Serba Fungsi
- Fungsi Pertukaran : Pembelian dan Penjualan
- Fungsi Penyediaan : Pengangkutan dan Penyediaan
- Fungsi Penunjang : Pembelanjaan, Penanggungan Resiko, Standarisasi dan Grading serta Pengumpulan Informasi Pasar
2. Pendekatan Serba Lembaga
Mempelajari pemasaran dari segi organisasi/lembaga yang terlibat dalam kegiatan pemasaran, yaitu :
·         Penyedia Bahan/Supplier
·         Produsen
·         Perantara Pedagang : Pedagang Besar dan Pengecer
·         Perantara Agen : Agen Penunjang dan Pelengkap
·         Perusahaan Saingan
·         Pembeli Akhir
3. Pendekatan Serba Barang/Organisasi Industri
Melibatkan studi tentang bagaimana barang-barang tertentu dari produsen ke konsumen akhir atau konsumen industri.
4. Pendekatan Serba Manajemen
Mempelajari pemasaran dengan menitikberatkan pada pendapat manajer serta keputusan yang mereka ambil dengan mempertimbangkan variabel-variabel yang dapat dikontrol (produk perusahaan, saluran distribusi, harga dan promosi) dan variabel yang tidak dapat dikontol atau variabel lingkungan (persaingan, permintaan, dan masyarakat).
5. Pendekatan Sistem Total
Mencakup elemen-elemen yang luas dalam sistem pemasaran, termasuk keempat pendekatan diatas.
Sistem Pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yangmelakukan tugas pemasaran, barang, jasa, ide, orang dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh, dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasar.

2.2.   Lingkungan Pemasaran Mikro (Pemasok, Perantara, Pelanggan, Pesaing)
Lingkungan pemasaran mikro terdiri dari mikro eksternal dan internal. Ruang lingkup lingkungan pemasaran mikro eksternal adalah pasar sedangkan ruang lingkup lingkungan pemasaran mikro internal adalah pemilik pelaksana  pengelola (pemimpin perusahaan) yang terdiri dari produksi, keuangan, SDM, pemasaran, riset dan pengembangan.
A.     Lingkungan Mikro Eksternal
1.   Pemasok
Pemasok pemasaran perusahaan adalah lembaga-lembaga atau individual yang melakukan kegiatan penyediaan sumberdaya yang diperlukan untuk operasional perusahaan. Lingkungan mikro eksternal mencakup jumlah pemasok bahan baku, kemampuan pemasok dalam mengendalikan bahan baku, kemampuan pemasok dalam mengendalikan harga bahan baku, hubungan pemasok dengan perusahaan dan tingkat kepentingan bahan baku yang dipasok;
2. Perantara-Perantara Pemasaran
Perantara (middleman) adalah individual atau lembaga-lembaga usaha yang kegiatannya adalah menyampaikan barang dan jasa secara langsung atau tidak langsung dari pemasar ke konsumen. Lingkungan mikro eksternal mencakup tingkat saluran distribusi, jumlah perantara untuk setiap saluran distribusi, pemahaman perantara tentang pasar, pemahaman perantara tentang produk, kemampuan perantara dalam mendistribusikan dan menjual produk, serta hubungan perantara dengan perusahaan.
3. Publik/Masyarakat
Publik adalah sekelompok orang yang mempunyai kepentingan aktual/potensial atau mempunyai dampak terhadap kemampuan perusahaan untuk mencapai tujuannya.
4. Pelanggan (konsumen)
Mencakup jumlah konsumen dibandingkan dengan jumlah produsen, kemudahan kondumen berpindah dari produsen satu ke yang lain, tingkat kepentingan barang yang dibeli konsumen, tuntutan konsumen dan daya beli konsumen
5. Pesaing
Suatu perusahaan jarang sekali hanya sendiri dalam menjual ke suatu pasar pelanggan tertentu. Perusahaan bersaing dengan sejumlah pesaing. Pesaing-pesaing ini harus diidentifikasi, dimonitor dan disiasati untuk memperoleh dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Pesaing mencakup cakupan bisnis, penguasaan pangsa pasar, arah tujuan yang ingin dicapai, kinerja pesaing dan strategi pemasaran;
B.  Lingkungan Mikro Internal
1)      Produksi atau operasi mencakup kapasitas produksi, fasilitas produksi, teknologi produksi yang digunakan, efisiensi produksi dan kemampuan mengendalikan pasokan bahan baku;
2)      Keuangan mencakup struktur dan nilai aset, akses memperoleh kredit, alokasi dana untuk setiap kegiatan perusahaan, dukungan sumber daya keuangan dalam memenuhi kebutuhan dana setiap kegiatan dan efisiensi penggunaan sumber daya keuangan;
3)      Sumber daya manusia mencakup jumlah pegawai, kualifikasi pegawai, perencanaan sumber daya manusia, penarikan dan pengembangan pegawai, serta sistem kompensasi.
4)      Pemasaran mencakup citra perusahaan atau produk, pemahaman tentang pasar, jaringan distribusi, pengembangan produk, efektivitas promosi,penetapan harga, serta hubungan dengan konsumen, pemasok dan perantara
5)      Riset dan pengembangan mencakup kualitas riset, relevanasi riset dengan kebutuhan pengembangan, ketersediaan sumber daya riset, komitmen manajemen terhadap riset dan pemanfaatan hasilnya, kerjasama dengan pihak lain, serta waktu pelaksanaan riset.

2.3.   Lingkungan Pemasaran Makro (Demografi, Ekonomi, Teknologi, Sosbud, dll)
Lingkungan makro (eksternal) terdiri dari kekuatan-kekuatan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi seluruh pelaku dilingkungan mikro perusahaan, yang terdiri dari demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik dan budaya.,ruang lingkup pemasaran makro ini adalah masyarakat luas.
Lingkungan makro terdiri dari enam lingkungan yang harus dilihat, yaitu: lingkungan demografi, lingkungan ekonomi, lingkungan alam, lingkungan teknologi, lingkungan politik, dan lingkungan budaya.

Lingkungan Demografi
Pertumbuhan penduduk. Angka pertumbuhan penduduk akan mempengaruhi tingkat peluang pemasaran bagi suatu produk ataupun jasa. Pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi akan semakin membuka peluang lebih luas, karena bagaimanapun akan terkait dengan seberapa besar suatu produk atau jasa akan bisa diserap oleh pasar.
Perbandingan prosentase umur. Kategorisasi umur dalam pemasaran biasanya dimulai dari balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua. Prosentase pada setiap umur akan menentukan juga peluang bisnis b di dalamnya. Untuk produk atau jasa yang ditujukan pada pasar anak-anak misalnya, dari jumlah populasi penduduk secara keseluruhan, perlu dilihat berapa persen jumlah anak-anak dari keseluruhan penduduk.
Pasar etnik. Pasar etnik juga merupakan salah satu potensi pasar yang perlu dipertimbangkan. Etnis tertentu biasanya mempunyai kecenderungan, preferensi, dan kebutuhan bersama yang unik dan tidak dimiliki oleh etnis lain.
Tingkat lulusan akademik. Tingkat lulusan akademik akan berpengaruh terhadap pola belanja dan gaya hidup seseorang. Cara memasarkan untuk kalangan berpendidikan tinggi akan berbeda dengan cara pemasaran untuk pendidikan yang lebih rendah.
Pola kehidupan rumah tangga. Rumah tangga di Indonesia sebagian masih menerakan pola keluarga besar dengan orang tua dan anak-anak masih berkumpul dalam satu keluarga hingga tua. Namun demikian, di kota-kota besar keluarga-keluarga muda sudah mulai mandiri dan memiliki rumah serta memisahkan diri dari orang tua mereka.

Lingkungan Ekonomi
Distribusi pendapatan, tingkat pendapatan suatu daerah akan menentukan produk dan jasa dengan kualifikasi seperti apa yang cocok dengan daerah tersebut, dan dengan karakter daerah di Indonesia yang sangat beragam, beragam pula potensi antara satu daerah dengan daerah yang lain.
Tingkat tabungan, hutang, dan pinjaman. Tingkat tabungan, hutang dan pinjaman akan menentukan seberapa besar potensi pengeluaran yang akan dilakukan oleh seseorang.

Lingkungan Alam
Menipisnya sumber daya alam. Sumber daya alam adalah sesuatu yang terus dieksploitasi yang lama kelamaan akan habis. Salah satu kunci utama adalah melihat bagaimana sumber daya alam masih bisa dimanfaatkan dan hingga berapa lama.
Meningkatnya biaya. Sekarang ini terdapat kecenderungan bahwa biaya-biaya semakin meningkat terutama untuk listrik dan energi. Peningkatan biaya-biaya ini akan berdampak pada peningkatan biaya produksi yang setiap tahun akan semakin signifikan.
Meningkatnya polusi. Meningkatnya polusi menimbulkan masalah dalam hal kesehatan dan juga kerusakan lingkungan. Di masa depan akan lebih banyak aturan yang mengatur untuk meminimalisir polusi yang tentu saja pada beberapa sektor akan menjadi tambahan biaya yang cukup besar.

Lingkungan Teknologi
Perkembangan teknologi yang sangat cepat. Sekarang ini perkembangan dalam hal teknologi semakin cepat dirasakan. Dengan datangnya internet, perubahan dinamika berlangsung dalam waktu yang semakin cepat dan skala yang semakin meluas. Globalisasi mengubah berbagai aturan main dalam berbisnis. Persaingan juga tidak lagi dalam skala lokal dan nasional, tetapi sudah mengarah pada persaingan global.
Inovasi teknologi yang terus berkembang. Perkembangan teknologi juga dibarengi dengan berbagai inovasi dalam banyak produk dan jasa. Contohnya adalah perkembangan mesin tik yang sekarang ini perlahan tapi pasti sudah mulai digantikan dengan komputer, dan berbagai contoh lain yang berada di sekitar kita.
Aturan-aturan dalam teknologi. Teknologi mempunyai keunikan sendiri dengan dinamika dan perkembangan yang sangat cepat. Melihat aturan pemerintah dalam pengaturan penggunaan teknologi mutlak diperlukan untuk mempermudah berbagai proses dalam masyarakat.

Lingkungan Politik
Aturan-aturan dalam sektor industri. Dalam menjalankan bisnis, aturan merupakan satu landasan mutlak. Karena itu, pemetaan peluang bisnis juga perlu melihat berbagai aturan yang mengatur industri tersebut sehingga tidak terjadi bentrokan ataupun masalah di kemudian hari.
Tumbuhnya organisasi-organisasi LSM dan buruh. Organisasi-organisasi LSM dan buruh di satu sisi memberikan pengaruh positif kepada pekerja untuk menyuarakan berbagai aspirasi mereka. Tetapi organisasi pekerja yang terlalu kuat akan menyulitkan perusahaan dalam beberapa proses pengambilan keputusan, karena harus melakukan banyak kompromi dengan mereka.

Lingkungan Budaya
Perbedaan budaya pada masing-masing negara. Perbedaan budaya menjadikan gaya hidup masing-masing negara dan daerah berbeda juga. Pemahaman budaya pada setiap daerah akan memudahkan pemasar menyesuaikan produk ataupun jasanya sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut.
Kepercayaan, tradisi, dan agama. Pada kelompok orang dengan kepercayaan, tradisi, dan agama yang berbeda mempunyai pola konsumsi dan gaya hidup yang berbeda dengan yang berlainan kepercayaan. Dan pada hal-hal tertentu, agama mempunyai peran yang signifikan karena mengatur mana yang boleh dan mana yang tidak dalam hal mengkonsumsi produk ataupun jasa.


Sumber :
Buku Paket Dasar Pemasaran Universitas Gunadarma

BAB 1




1. PENGERTIAN KONSEP DAN LINGKUP PEMASARAN


1.1.    Pengertian dan Ruang Lingkup Pemasaran
Pemasaran adalah kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit maupun nonprofit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan.
Unsur-unsur pokok dalam pemasaran antara lain, sebagai berikut :
  • Pemasar: organisasi perusahaan atau perorangan yang mempunyai tujuan tertentu bagi organisasi maupun pribadinya. Pemasar dapat merupakan produsen yang umumnya berorientasi terhadap keuntungan dan organisasi yang belum tentu berorientasi pada keuntungan.
  • Barang dan jasa: sesuatu yang ditawarkan oleh produsen untuk pemenuhan kebutuhan dan keinginan.
  • Pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan umum.
  • Pasar: konsumen pribadi atau organisasi perusahaan yang mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berwujud sebagai permintaan terhadap barang atau jasa.
  • Proses pertukaran: kegiatan dua pihak yang masing-masing memerlukan sesuatu milik pihak yang lain sebagai usaha untuk pemenuhan kebutuhan dan keinginan masing-masing.

Lingkup pengertian pemasaran antara lain adalah sebagai berikut:
  • Pemasaran Mikro-Eksternal: Pemasaran yang meliputi lingkup mikro perusahaan dengan orientasi eksternal.
  • Pemasaran Mikro-Internal: kegiatan pemasaran yang berorientasi pada internal perusahaan.
  • Pemasaran Makro-Eksternal: pemasaran perusahaan-perusahaan dalam skala makro dengan kapasitasnya sebagai satuan produsen dalam lingkup makro.




1.2.    Perkembangan dan Sejarah Pemikiran Tentang Pemasaran

Perkembangan Konsep Pemasaran, bisa dijelaskan sebagai berikut :
  • Konsep produksi: anggapan pemasar berorientasi kepada proses produksi (internal) bahwa konsumen hanya akan membeli produk-produk yang murah
  • Konsep produk: anggapan pemasar bahwa konsumen lebuh menghendaki produk-produk yang berkualitas atau berpenampilan baik.
  • Konsep penjualan: anggapan pemasar yang berorientasi kepada tingkat penjualan (internal) bahwa konsumen perlu dipengaruhi agar penjualan dapat meningkat sehingga tercapai profit maksimum sebagai tujuan perusahaan.
  • Konsep pemasaran: anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan (eksternal) bahwa konsumen hanya akan bersedia membeli produk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan.
  • Konsep pemasaran yang memasyarakat (sosial): anggapan pemasar bahwa konsumen hanya bersedia membeli produk-produk yang mampu memenuhi kebutuhan serta kesejahteraan lingkungan sosial konsumen
  • Konsep pasar: anggapan pemasar yang berorientasi kepada pelanggan dan pesaing-pesaing perusahaan ( pesaing pasar) bahwa produsen perlu mempunyai keunggulan pasar yang bersaing (kompetitif) untuk dapat memenuhi dan memuaskan pelanggan.

1.3.    Konsep dan Orientasi Pemasaran

  Orientasi produksi

Suatu filosofi yang berfokus pada kemampuan internal perusahaan yang melebihi dari keinginan dan kebutuhan pasar. Orientasi produksi menjadi keliru karena tidak mempertimbangkan apakah produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan merupakan produk yang paling efisien serta cocok dengan kebutuhan pasar, sementara itu konsumen menjadi target pasar yang akan dilayaninya.

2.      Orientasi penjualan
Didasarkan pada suatu filosofi bahwa orang membeli barang atau jasa. Perusahaan menggunakan teknik penjualan yang agresif dan penjualan yang tinggi akan mendatangkan keuntungan yang tinggi pula. Orientasi penjualan menjadi tidak tepat, karena tidak mempertimbangkan kualitas tenaga penjualnya, sangat sulit meyakinkan orang untuk membeli produknya, seringkali produk yang mereka tawarkan tidak sesuai dengan harapan dan keinginnan konsumennya.

3.      Orientasi pasar
Didasarkan pada suatu filosofi bahwa suatu penjualan tidak tergantung pada penjualan yang agresif, tetapi lebih pada keputusan konsumen untuk membeli produk. Orientasi pasar lebih diarahkan untuk memahami pesaing, fokus pada konsumen, koordinasi antarfungsi dalam rangka memberikan nilai yang terbaik.

4.      Orientasi sosial
Didasarkan pada filosofi bahwa suatu organisasi itu ada, tidak hanya untuk memuaskan kebutuhan yang diinginkan konsumen dan memenuhi tujuan organisasi, tetapi juga untuk melindungi kepentingan yang terbaik atas indivindu dan masyarakat dalam jangka panjang.

Lamb et al. (2001) juga mengemukakan bahwa orientasi pasar sebagai suatu konsep pemasaran meliputi tiga hal:
  • Fokus pada kemauan dan keinginan konsumen, sehingga organisasi dapat membedakan produknya dengan produk yang ditawarkan oleh pesaing.
  • Mengintegrasikan  seluruh aktivitas organisasi termasuk di dalamnya produksi untuk memuaskan kebutuhan konsumen.
  • Pencapaian tujuan jangka panjang organisasi dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen secara hukum, serta bertanggung jawab atas semua kebijakan tentang konsumennya.
  • Jaworski dan Kohli (1997) mengemukakan bahwa konsep orientasi pasar pada dasarnya meliputi tiga elemen, yaitu intelejen pasar untuk menghasilkan berbagai macam informasi pasar yang sesuai; diseminasi informasi diarahkan kepada seluruh bagian dalam perusahaan untuk memperoleh sinergi strategi; serta respon atas intelijen pasar yang datang dari semua bagian dalam bentuk strategi pemasaran yang sesuai dengan lingkungan pasar yang ada. Pemikiran ini tidak hanya untuk memahami secara mendalam mengenai pelanggan, tetapi juga memahami secara mendalam mengenai pesaingnya.



1.4.    Fungsi Universal dan Tantangan Pemasaran
Fungsi-fungsi universal pemasaran meliputi :
  • Penanggungan resiko
  • Pendanaan
  • Pengendalian informasi pemasaran Pembelian
  • Penjualan
  • Pengiriman
  • Penyimpanan
  • Standarisasi dan klasifikasi
  • Pembungkusan

Sumber : 
Buku Paket Dasar Pemasaran Universitas Gunadarma

DASAR PEMASARAN



MATA KULIAH
DASAR PEMASARAN





NAMA     : Annisa Riasnawati
NPM       : 21213159
KELAS    : 1EB17


FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2014

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang melimpahkan rahmat dan ridho-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya dalam rangka memenuhi tugas dalam mengikuti proses perkuliahan Dasar Pemasaran, Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Gunadarma tahun 2014.










Jakarta, Mei  2014


Penyusun







DAFTAR ISI

1.       PENGERTIAN KONSEP DAN LINGKUP PEMASARAN

1.1.    Pengertian dan Ruang Lingkup Pemasaran
1.2.    Perkembangan dan Sejarah Pemikiran Tentang Pemasaran
1.3.    Konsep dan Orientasi Pemasaran
1.4.    Fungsi Universal dan Tantangan Pemasaran

2.       LINGKUNGAN PEMASARAN
2.1.    Pendekatan Sistem dalam Pemasaran
2.2.    Lingkungan Pemasaran Mikro (Pemasok, Perantara, Pelanggan, Pesaing)
2.3.    Lingkungan Pemasaran Makro (Demografi, Ekonomi, Teknologi, Sosbud, dll)

3.       PERILAKU PASAR      
3.1.    Karakteristik yang Mempengaruhi Pembelian
3.2.    Proses Keputusan Membeli
3.3.    Pasar Konsumen
3.4.    Pasar Industri
4.       TARGET PASAR
4.1.    Mengukur dan Meramalkan Pasar Permintaan
4.2.    Luas Pasar
4.3.    Jenis-Jenis Pasar
4.4.    Segmentasi Pasar dan Dasar Segmentasi
4.5.    Sasaran Pasar dan Posisi Keunggulan
 
5.       MENDESAIN PRODUK, MEREK, KEMASAN, DAN LAYANAN
5.1.    Arti Produk
5.2.    Penggolongan Produk
5.3.    Strategi dan Keputusan Merek dan Kemasan
5.4.    Keputusan Pelayanan
5.5.    Produk Individual dan Lini Produk
   
6.       PENGEMBANGAN PRODUK DAN DAUR HIDUP PRODUK
6.1.    Strategi dan Proses Pengembangan Produk Baru
6.2.    Daur Hidup Produk
6.3.    Strategi pada Daur Hidup Produk

7.       KASUS-KASUS PEMASARAN
7.1.    Contoh Kasus Nyata pada Materi Pemasaran 
7.2.    Diskusi Kasus Pemasaran

8.       PENETAPAN HARGA PRODUK
8.1.    Pengertian dan Fungsi Harga
8.2.    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penetapan Harga
8.3.    Kebijaksanaan dan Metode Penetapan Harga

9.       SALURAN DISTRIBUSI
9.1.    Sifat Saluran Distribusi Pemasaran
9.2.    Organisasi Saluran Distribusi
9.3.    Strategi dan Keputusan Rancangan Saluran Distribusi
9.4.    Distribusi Fisik dan Ogistik
 
10.     KOMUNIKASI PEMASARAN
10.1.  Komunikasi yang Efektif
10.2.  Bauran Promosi
10.3.  Periklanan
10.4.  Promosi Penjualan
10.5.  Publisitas dan Humas

11.     MANAJEMEN PENJUALAN DAN PERSONAL SELING
11.1.  Peran Penjualan
11.2.  Membangun Armada Penjualan
11.3.  Wiraniaga dan Personal Seling

12.     KEPUASAN PELANGGAN
12.1.  Nilai bagi Pelanggan    
12.2.  Kepuasan Pelanggan
12.3.  Mempertahankan Pelanggan
12.4.  Pelayanan Mutu Terpadu

13.     KEUNGGULAN PERSAINGAN DAN PASAR GLOBAL
13.1.  Analisis Persaingan
13.2.  Peluang Tantangan Ancaman dan Hambatan
13.3.  Memilih Strategi dalam Posisi Persaingan
13.4.  Peluang Lingkungan Pemasaran Global
14.     KASUS-KASUS PEMASARAN
14.1.  Conto

Jumat, 02 Mei 2014

Contoh Soal Bhs Inggris


I
 
1.     If they…… here now, we could go together
a.      are 
b.     were 
c.      is 
d.     was

2.     If  I….. you, I wouild look for another job. 
a.      were 
b.     was 
c.      had 
d.     have

3.     I will…. , if I get  hungry 
a.      to eat 
b.     eat 
c.      ate 
d.     eating

4.     If they….. realized the danger, they would have done it differently. 
a.      have 
b.     were 
c.      had 
d.     was

5.     We….to zoo, if we have more time 
a.      will go 
b.     would go 
c.      go 
d.     went

6   .I had to have calculator …… after I dropped it in the watter. 
a.  Fix 
b.  To fix 
c.  Fixed 
d.  had Fixed

7.   We had our classroom…..last year 
a.      Paint 
b.     Painting 
c.      To painting 
d.     Painted


8.  Lina lets me …..his car sometimes 
a.      Borrowed 
b.     Borrowing 
c.      To Borrow 
d.     Borrow

9.   The teacher had everyone…..a story about a special childhood experience 
a.      Wrote 
b.     Write 
c.      To write 
d.     Has writte

10 Living in semarang really helped me…..javanese quickly 
a.      Learning 
b.     To learn 
c.      Learn 
d.     Learned

II.

1.     Alike  her mother, hana is very kind and smart 
     Must be like

2.     Can you tell me why was the mail not delivered  today 
    Must be verb1

3.     The physics exam seemed  quite simple to me 
    Verb 1

4.  Nobody know when the procce of glass making was invented 
   Must be verb 2 to be knew

5.  The rise of multinationals have resulted in a great deal of legal ambiguity because multinationals can operate in so many jurisdictions
Must be verb 2 had

6.     Lina can speaks five foreign languanges 
    Must be speak

7.     He will be helping us tomorrow, doesn’t he ? 
    Must be Won’t he

8.     There are a guest in the waiting room 
    Must be is

9.     He is not  there everyday 
    Must be does not

10. My brother is the same tall my sister 
    Must be as tall as